View project Read more

TIDAK MENGHORMATI LAWAN BICARA YANG LEBIH TUA

Di antara bentuk kesalahan yang umum terjadi adalah tidak bisa menjaga tutur kata ketika berbicara dengan orang lain. Padahal syariat kita yang mulia mendorong dan menekankan umatnya untuk menjaga dan memperhatikan adab terhadap lawan bicara, terutama mereka yang lebh tua, kerabat, dan orang yang memiliki kedudukan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنْزِلُوا النَّاسَ مَنَازِلَهُمْ
.
“Bersikaplah terhadap sesama manusia sesuai dengan kedudukan mereka.” (HR. Abu Dawud no. 4842)

Khusus terhadap orang yang lebih tua, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يُوَقِّرْ كَبِيرَنَا
.
“Bukan termasuk golonganku mereka yang tidak menghormati orang-orang lanjut usia di antara kami.” (HR. Ahmad no. 6937 dan Tirmidzi no. 1920,hadits shahih)
Hendaklah kita menjaga tutur kata terhadap lawan bicara kita,tidak tertawa terbahak-bahak,meninggikan suara,atau tutur kata yang menunjukkan tidak punya malu dan bentuk-bentuk adab dan akhlak rendahan lainnya.

0 komentar

Bolehkah orang yang bunuh diri disholatkan?

• Rasulullah sendiri tidak mau menyolatkannya.

Tapi para ulama berbeda pendapat ada yang boleh ada yang tidak, selama dia masih sholat menghadap Kiblat.

Kalau pendapat saya pribadi, saya tidak akan ikut menyolatkannya. Saya meniru Rasulullah, karena saya Umat Rasulullah.

Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Isa, telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Isra`il dan Syarik dari Simak bin Harb dari

Jabir bin Samurah bahwa seorang laki-laki telah bunuh dirinya.

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak menshalatinya. Abu Isa berkata;

"Ini merupakan hadits hasan sahih. Ulama berselisih dalam masalah ini. Sebagian berkata; 'Semua orang yang masih shalat menghadap kiblat, maka harus dishalati walau orang yang bunuh diri.'

Ini merupakan pendapat Ats Tsauri dan Ishaq. Ahmad berkata; 'Imam tidak boleh menshalati orang yang bunuh diri, sedang selain imam boleh menshalatnya'."

(HR. Tirmidzi)

√ Nasehat Islam

√ Islam Nasehat

√ @islam_nasehat

4 komentar


Ciri Orang Yang Tidak Ikhlas • Umat Muhammadiyah

Ikhlas adalah sebuah kata yang mudah diucapkan, tetapi sulit dilaksanakan. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mampu bersikap ikhlas yaa sobat Muhammadiyah.
.
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah #ikhlas

0 komentar

..ORANG YANG PALING BERBAHAGIA DENGAN SYAFAAT RASULULLAH..

Telah menceritakan kepada kami Abdul 'Aziz bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepadaku Sulaiman dari 'Amru bin Abu 'Amru dari Sa'id Al Maqburi dari Abu Hurairah, bahwa dia berkata:

ditanyakan (kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: "Wahai Rasulullah siapakah orang yang paling berbahagia dengan syafa'atmu pada hari kiamat?"

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Aku telah menduga wahai Abu Hurairah, bahwa tidak ada orang yang mendahuluimu dalam menanyakan masalah ini, karena aku lihat betapa perhatian dirimu terhadap hadits.

Orang yang paling berbahagia dengan syafa'atku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dengan ikhlas dari hatinya atau jiwanya".

(HR. Bukhari)

IG : @islam_nasehat
Blog : www.islam-nasehat.tk

0 komentar

Rasulullah Shallallahu'alaihiwasalam bersabda: "Apakah kalian tahu siapakah orang orang yang terlebih dahulu berada dalam naungan Allah AzzaWaJalla pada hari kiamat?" Para sahabat berkata: "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu." Rasulullah bersabda: "Yaitu orang-orang yang jika diberi kebenaran mereka menerimanya dan jika dimintai untuk kebenaran mereka berkorban karenanya dan mereka menghukumi manusia sebagaimana mereka menghukumi diri mereka."

HR. Ahmad

0 komentar


🚧 ORANG YANG CELAKA DI BULAN RAMADHAN

➡ Saudaraku rahimakumullaah, waspadalah...!

Tidak semua orang mendapatkan rahmat dan ampunan di bulan Ramadhan, ada pula orang yang celaka, yaitu mereka yang tidak memanfatkan Ramadhan sebagai momen untuk kembali kepada Allah dan bertaubat dari semua dosa dan kesalahan.

Malaikat yang paling mulia telah diperintahkan untuk berdoa agar mereka celaka, dan doa ini diaminkan oleh makhluk yang paling mulia.

➡ Inilah doa Malaikat Jibril 'alaihissalaam yang diaminkan oleh Nabi Muhammad shallallahu'alaihi wa sallam,

شَقِيَ عَبْدٌ أَدْرَكَ رَمَضَانَ فَانْسَلَخَ مِنْهُ وَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ

“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan, tetapi sampai Ramadhan berakhir, ia belum juga diampuni.” [HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrod dari Jabir radhiyallahu’anhu, Shahih Al-Adabil Mufrod: 501]

➡ Al-Hafizh Al-Munawi rahimahullah berkata,

أي رغم أنف من علم أنه لو كفَّ نفسه عن الشهوات شهرا في كل سنة، وأتى بما وظف له فيه من صيام وقيام، غفر له ما سلف من الذنوب، فقصَّر ولم يفعل حتى انسلخ الشهر ومضى، فمن وجد فرصة عظيمة بأن قام فيه إيمانا واحتسابا عظمه الله ومن لم يعظمه حقره الله وأهانه

"Makna hadits yang mulia ini adalah seorang hamba yang mengetahui bahwa seandainya dia mengekang syahwatnya dalam sebulan (Ramadhan) di setiap tahun dan melakukan amalan khusus yang disyari'atkan baginya di bulan ini, yaitu puasa dan sholat tarawih, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu, namun ia menyia-nyiakan dan tidak mengerjakannya sampai Ramadhan berakhir, maka ia menjadi hamba yang celaka.

Oleh karena itu, barangsiapa yang mendapatkan kesempatan besar berjumpa dengan bulan Ramadhan, kemudian ia melakukan amalan yang disyari'atkan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah maka Allah akan memuliakannya. Dan siapa yang tidak Allah muliakan maka Dia akan merendahkan dan menghinakannya." [Faidhul Qodir, 4/34]


═════ ❁✿❁ ═════

➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵

0 komentar


Antara Orang Beriman Dan Sesat • Aulia Izzatunisa

Allah Ta'ala berfirman:

    فَمَنْ يُّرِدِ اللّٰهُ اَنْ يَّهْدِيَهٗ يَشْرَحْ صَدْرَهٗ لِلْاِسْلَامِ ۚ وَمَنْ يُّرِدْ اَنْ يُّضِلَّهٗ يَجْعَلْ صَدْرَهٗ ضَيِّقًا حَرَجًا كَاَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِى السَّمَآءِ ۗ كَذٰلِكَ يَجْعَلُ اللّٰهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ

"Barang siapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan membukakan dadanya untuk (menerima) Islam. Dan barang siapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman."
(QS. Al-An'am 6: Ayat 125)

Pada ayat ini dijelaskan kondisi orang beriman, yang fithrahnya teguh diatas tauhiid, maka Allah melapangkan dadanya bagi Islam, menyinari jalannya, dan menolongnya dengan kebaikan. Sedangkan orang yang menolak menerima iman, dan condong pada kesesatan, maka Allah menambah kesesatannya dan menjadikan dadanya sempit terjepit,Ia digambarkan seperti orang yang sedang terbang ke langit. Semakin tinggi ia terbang, akan semakin sesak dadanya, hingga hilang nyawanya. Ia tidak mampu menyelamatkan dirinya
  
Allah memperkuat hati orang-orang yang bertauhiid dan menambah petunjuk serta iman kepada mereka
    .
Allah Ta'ala berfirman:

    وَالَّذِيْنَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَّاٰتٰٮهُمْ تَقْوٰٮهُمْ

"Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah akan menambah petunjuk kepada mereka dan menganugerahi ketakwaan mereka."
(QS. Muhammad 47: Ayat 17)

Sedangkan orang-orang sesat, maka setan akan menguasai hati mereka, dan mencekik mereka
   
Allah Ta'ala berfirman:

    اِسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطٰنُ فَاَنْسٰٮهُمْ ذِكْرَ اللّٰهِ ۗ اُولٰٓئِكَ حِزْبُ الشَّيْطٰنِ ۗ اَ لَاۤ اِنَّ حِزْبَ الشَّيْطٰنِ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ

"Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan setan. Ketahuilah, bahwa golongan setan itulah golongan yang rugi."
(QS. Al-Mujadilah 58: Ayat 19)

0 komentar

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Mua'wiyah bin Amru telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq Al Fazari dari Khalid Al Hadzdza` dari Abu Qilabah dari Qabishah bin Dzu`aib dari Ummu Salamah ia berkata; Ketika Abu Salamah meninggal,

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang ke rumah kami untuk menjenguk jenazahnya. Saat itu, mata Abu Salamah tengah terbeliak, maka beliau pun menutupnya. Kemudian beliau bersabda: "Apabila ruh telah dicabut, maka penglihatan akan mengikutinya dan keluarganya pun meratap hiteris.

Dan janganlah sekali-kali mendo'akan atas diri kalian kecuali kebaikan, sebab ketika itu malaikat akan mengaminkan apa yang kalian ucapkan." Setelah itu, beliau berdo'a: "ALLAHUMMAGHFIR LIABI SALAMAH WARFA' DARAJATAHU FIL MAHDIYYIIN WAKHLUFHU FI 'AQIBIHI FIL GHAABIRIIN, WAGHFIR LANAA WALAHU YAA RABBAL 'ALAMIIN, WAFSAH LAHU FII QABRIHI WA NAWWIR LAHU FIIHI (Ya Allah, ampunilah Abu Salamah, tinggikan derajatnya di kalangan orang-orang yang terpimpin dengan petunjuk-Mu dan gantilah ia bagi keluarganya yang ditinggalkannya. Ampunilah kami dan ampunilah dia. Wahai Rabb semesta alam. Lapangkanlah kuburnya dan terangilah dia di dalam kuburnya)."

Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Musa Al Qaththan Al Wasithi telah menceritakan kepada kami Al Mutsanna bin Mu'adz telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Al Hasan telah menceritakan kepada kami Khalid Al Hadzdza` dengan Isnad ini dan serupa dengannya. Hanya saja, ia mengatakan; "Dan gantikanlah ia bagi keluarganya." Ia juga mengatakan; "Ya Allah, lapangkanlah kuburannya." Dan ia tidak mengatakan; "IFSAH LAHU (lapangkanlah baginya)." Dan ia menambahkan lagi; Khalid Al Hadzdza` berkata; "Dan do'a lain yang ketujuh saya lupa."

HR. Muslim

0 komentar


Inilah Orang Yang Paling Mirip Dengan Sholat Rasulullah

Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa'id dari Malik dari Ibnu Syihab dari Abu Salamah bahwasanya Abu Hurairah pernah shalat bersama mereka', ia bertakbir setiap hendak turun atau bangkit. Tatkala selesai shalat ia berkata; "Demi Allah, aku adalah orang yang shalatnya paling mirip dengan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam."

HR. Nasa'i



Telah mengabarkan kepada kami Nashr bin 'Ali dan Sawwar bin 'Abdullah bin Sawwar dia berkata; telah menceritakan kepada kami 'Abdul A'la dari Ma'mar dari Az Zuhri dari Abu Bakr bin 'Abdurrahman dan dari Abu Salamah bin 'Abdurrahman bahwasanya keduanya shalat di belakang Abu Hurairah Radliyallahu'anhu; bila hendak ruku' maka ia bertakbir. Jika ia mengangkat kepalanya dari ruku' maka ia mengucapkan, "Sami'allahu liman hamidah rabbana lakal hamdu (Allah Mendengar semua yang memuji-Nya. Ya Allah, untuk-Mu segala pujian)." Kemudian ia bertakbir ketika turun untuk sujud dan bertakbir ketika hendak bangun dari rakaat. Kemudian ia berkata; "Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, aku adalah orang yang paling serupa dengan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, dan masih seperti inilah shalat beliau sampai meninggal dunia." Lafazh ini milik Surur.

HR. Nasa'i 
0 komentar

Dan Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi' Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq bin Hammam Telah menceritakan kepada kami Ma'mar dari Hammam bin Munabbih ia berkata, ini adalah hadits yang telah diceritakan kepada kami oleh Abu Hurairah dari Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. ia pun menyebutkan beberapa hadits, di antaranya adalah; Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap anggota tubuh manusia memiliki keharusan sedekah pada setiap harinya. Yaitu seperti mendamaikan dua orang yang berselisih, adalah sedekah. Menolong orang yang naik kendaraan, atau menolong mengangkatkan barangnya ke atas kendaraan, itu pun termasuk sedekah. Ucapan atau tutur kata yang baik, juga sedekah. Setiap langkah yang Anda ayunkan untuk menunaikan shalat, juga sedekah. Dan menyingkirkan sesuatu yang membahayakan di jalanan umum, adalah sedekah."

HR. Muslim

0 komentar

Telah menceritakan kepada kami Arim telah menceritakan kepada kami Mu'tamir berkata, saya telah mendengar bapakku menceritakan, Anas berkata, ditanyakan pada Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, maukah anda mendatangi Abdullah Bin Ubay?. Maka Nabi Shallallahu'alaihi wasallam menemuinya dengan menaiki keledai. Kaum muslimin juga berangkat dengan berjalan melewati tanah tandus. Tatkala Nabi Shallallahu'alaihi wasallam datang, (Abdullah Bin Ubay) malah membentak, pergilah kau, bau keledaimu sangat menggangguku!. Kontan seorang laki-laki anshar menjawab, demi Allah, bau keledai Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam itu lebih enak daripada baumu!. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata, lalu ada seorang muslimin yang marah kepada Abdullah. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata, hingga nyaris tiap sahabat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam memarahinya. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata, ada yang memukul dengan pohon kurma, ada yang dengan tangan kosong, ada yang dengan sandal. Maka disampaikan pada mereka, sesungguhnya telah turun ayat untuk kalian, "Dan kalau ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang hendaklah kamu damaikan antara keduanya!"

HR. Ahmad

0 komentar

Telah menceritakan kepada kami Yahya dari Malik dari Zaid bin Aslam bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Barangsiapa mengganti agamanya (murtad), maka penggallah lehernya." Waallahu A'lam, menurut yang kami ketahui bahwa makna sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam:

"Barangsiapa mengganti agamanya, penggallah lehernya" yaitu orang yang keluar dari agama Islam dan masuk ke dalam agama selainnya, seperti zindiq dan yang semisalnya. Jika mereka menampakkan diri mereka, maka mereka boleh dibunuh dan tidak perlu untuk diminta taubat.

Karena taubatnya tidak diakui, dan mereka mungkin dapat menyembunyikan kekufuran dan menampakkan keIslamannya. Jadi menurut kami, orang-orang seperti itu tidak perlu diberi kesempatan bertaubat, dan ucapannya tidak diterima.

Adapun orang yang keluar dari Islam dan masuk ke dalam agama lain kemudian menampakkannya, maka hendaklah ia diminta untuk bertaubat, jika tidak bertaubat maka dibunuh. Kemudian, jika suatu kaum dalam keadaan seperti itu, maka menurutku mereka diajak masuk Islam, jika mereka tidak menerima maka diperangi.

Dan bukan maksud hadits tersebut adalah berpindahnya seorang Yahudi ke dalam agama Nasrani atau seorang Nasrani ke dalam agama Yahudi. Atau, bukan dari agama lain ke agama lain. Kecuali Islam, sebab maksud dari hadits tersebut adalah orang yang keluar dari agama Islam dan masuk ke dalam agama lain, lalu menampakkannya." Waallahu A'lam.

HR. Malik

0 komentar

Terkenal sejak dulu dengan angka harapan hidupnya yang tinggi, Jepang masih menduduki posisi pertama di tahun 2015 dengan angka harapan hidup hingga 83.7 tahun. Tak hanya panjang umur, lansia di Jepang juga memiliki hidup yang produktif dengan tubuh yang relatif bugar untuk seusianya.

Rahasia warga Jepang untuk berumur panjang sudah banyak diteliti dan mulai diterapkan oleh warga dari berbagai belahan dunia lain. Salah satu rahasia berumur panjang ala Jepang ternyata cukup sederhana, yaitu pola diet dan aktivitas yang seimbang.

Sebagai negara kepulauan, Jepang memiliki sumber pangan laut yang tinggi. Konsumsi ikan sebagai bagian dari diet sehari-hari merupakan salah satu faktor yang berperan penting pada tingginya angka harapan hidup warga Jepang.

Selain itu, hidup masyarakat Jepang yang sarat akan kesederhanaan juga tercermin dalam masakannya. Masakan khas Jepang tidak menggunakan banyak garam dalam racikan bumbunya, sehingga menurunkan resiko hipertensi dan penyakit ginjal. Selain makanan, budaya Jepang juga erat dengan konsumsi teh hijau yang kaya antioksidan dan memiliki banyak efek baik untuk tubuh, seperti melancarkan pencernaan dan mengurangi resiko penyakit jantung.

Masyarakat di Jepang juga memiliki rata-rata indeks massa tubuh yang lebih rendah dibanding rata-rata di negara benua Eropa. Hal ini berkaitan dengan mobilitas warga Jepang yang terbilang tinggi dalam aktivitas sehari-harinya, dibantu dengan tata kota yang baik sehingga berjalan kaki dan berolahraga menjadi lebih nyaman. Source klikdokter.com

#tanya_dokter

0 komentar

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang munafik atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka, maka hal itu adalah sama saja. sekalipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali (Qs. At-Taubah 9: 80). Oleh karena itu, aku akan menambah istighfar lebih dari tujuh puluh kali untuknya." Umar bin Khaththab berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya Ia adalah orang munafik?." Tetapi, rupanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tetap saja menshalatinya, hingga Allah menurunkan ayat Al Qur'an: "Janganlah kamu sekali-kali menshalati jenazah seorang di antara orang-orang munafik dan janganlah kamu berdiri di atas kuburnya." (Qs. At-Taubah 9: 84) (HR. Bukhari) IG : @islam_nasehat Blog : www.islam-nasehat.tk - ISLAM NASEHAT - NASEHAT ISLAM
89 komentar

Kebanyakan orang selalu berfikir jika orang kaya adalah orang yang banyak rezekinya.

Padahal Jika semakin banyak harta akan semakin lama seseorang masuk surga, disebabkan oleh Hisab nya.

Harta orang kaya akan ditanya darimana ia mendapatkannya, dan untuk apa saja ia mengeluarkan hartanya.

Semua tidak akan luput di hari Peng Hisab an nanti.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda:

"Orang-orang miskin masuk surga 500 Tahun terlebih dahulu sebelum orang-orang kaya."

(HR. Tirmidzi)

IG : @islam_nasehat

Blog : www.islam-nasehat.tk

0 komentar

Mari kita kenali Islam !


30 ORANG YANG

PERTAMA DALAM ISLAM

-----------------


1. Orang yang pertama menulis

Bismillah : Nabi Sulaiman 'Alaihi Sallam 


2. Orang yang pertama minum air

zamzam :

Nabi Ismail 'Alaihi Sallam


3. Orang yang pertama

berkhitan :

Nabi Ibrahim 'Alaihi Sallam


4. Orang yang pertama diberikan

pakaian pada

hari qiamat :

Nabi Ibrahim 'Alaihi Sallam


5. Orang yang pertama dipanggil

oleh Allah

pada hari qiamat :

Nabi Adam 'Alaihi Sallam


6. Orang yang pertama

mengerjakan sa'i antara Safa & Marwah :

Sayyidatina Hajar


7. Orang yang pertama

dibangkitkan pada hari

qiamat :

Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassallam 


8. Orang yang pertama menjadi

Khalifah Islam :

Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu' Anhu


9. Orang yang pertama

menggunakan Kalender

Hijriyyah :

Umar bin Al-Khattab


10. Orang yang pertama

meletakkan Jabatan khalifah

dalam Islam :

Hasan bin Ali Radhiyallahu' Anhu


11. Orang yang pertama

menyusukan Nabi Muhammad

Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Thuwaibah Radhiyallahu' Anhu


12. Orang yang pertama syahid

dalam Islam dari kalangan lelaki :

Haris bin Abi Halah


13. Orang yang pertama syahid

dalam Islam dari kalangan

wanita :

Sumayyah binti Khabbat


14. Orang yang pertama menulis

hadis di dalam kitab /

lembaran :

Abdullah bin Amru bin Al-Ash


15. Orang yang pertama memanah

dalam perjuangan

fisabilillah :

Saad bin Abi Waqqas


16. Orang yang pertama menjadi

muazzin dan

menyerukan adzan: Bilal bin

Rabah


17. Orang yang pertama

sembahyang dengan Rasulullah

Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Ali bin Abi Tholib


18. Orang yang pertama membuat

mimbar masjid Nabi

Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Tamim Ad-dary


19. Orang yang pertama

menghunus

pedang dalam

perjuangan fisabilillah : Zubair

bin Al-

Awwam


20. Orang yang pertama menulis

sejarah Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Ibban bin Othman bin Affan


21. Orang yang pertama beriman

dengan Nabi

Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Khadijah bt Khuwailid.


22. Orang yang pertama

menggagas usul fiqh :

Imam Syafi'i RH.


23. Orang yang pertama membina

penjara dalam Islam:

Ali bin Abi Tholib


24. Orang yang pertama menjadi

raja dalam Islam :

Muawiyah bin Abi Sufyan


25. Orang yang pertama membuat

perpustakaan umum:

Harun Ar-Rasyid


26. Orang yang pertama

mengadakan baitulmal : Umar bin Khattab


27. Orang yang pertama

menghafal Al-Qur'an setelah

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassallam  :

Ali bin Abi Tholib


28. Orang yang pertama membangun

menara di Masjidil

Haram Mekah:

Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur


29. Orang yang pertama digelar

Al-Muqry :

Mus'ab bin Umair


30. Orang yang pertama masuk ke dalam syurga :

Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassallam 


visit,


Instagram : @islam_nasehat


Blog : www.islam-nasehat.tk

0 komentar

"Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk." (QS Al Maidah ayat 105). Dan sesungguhnya kami mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "sesungguhnya jika manusia melihat kemungkaran kemudian mereka tidak mengingkarinya, maka hampir saja Allah akan menimpakan siksa kepada mereka semua."

(HR. Ahmad: 1)

0 komentar